LAUNCHING APLIKASI SIWAREG DAN RAPAT KOORDINASI

LAUNCHING APLIKASI SIWAREG DAN RAPAT KOORDINASI

22 Feb

Semarang, 14 Januari 2020. Bertempat diruang Serba Guna Pengadilan Tinggi Jawa Tengah melakukan launching inovasi aplikasi SIWAREG (Sistem Informasi Pengawasan Reguler) yang diresmikan oleh Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Ibu Drs. Hj. Sri Sutatiek, S.H, M.Hum. Aplikasi SIWAREG bertujuan untuk memudahkan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dalam melakukan pengawasan ke 35 Pengadilan Negeri yang berada di bawah wilayah hukumnya. Sehingga Pengadilan Tinggi Jawa Tengah tidak perlu datang langsung ke Pengadilan Negeri yang dituju, cukup dipantau melalui aplikasi SIWAREG.

Aplikasi SIWAREG memiliki 8 fitur utama, yaitu MIS 25 Pengadilan, Video Conference, Simorela, Jadwal Kegiatan, Silaper, Reminder Penahanan, Pengawasan Perkara Banding, dan Absensi Pegawai.

  1. MIS 35 Pengadilan Negeri bertujuan untuk monitoring SIPP 35 Pengadilan Negeri di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;
  2. Video Conference bertujuan untuk melakukan Panggilan Video Conference ke Pengadilan Negeri sesuai Penjadwalan Pengawasan Reguler Elektronik;
  3. Simorela bertujuan untuk monitoring penyerapan DIPA (01 & 03) pada 35 Pengadilan Negeri di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;
  4. Jadwal Kegiatan merupakan penjadwalan kegiatan pengawasan secara elektronik Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;
  5. Silaper merupakan monitoring akses layanan aplikasi SILAPER yang merupakan inovasi Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;
  6. Reminder Penahanan bertujuan sebagai pengingat ketika proses penahanan hampir habis di Pengadilan Negeri sesuai dengan Jadwal Pengawasan Reguler Elektronik;
  7. Pengawasan Perkara Banding bertujuan untuk memonitoring perkara banding dari 35 Pengadilan Negeri di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;
  8. Absensi Pegawai bertujuan untuk memonitoring absensi pegawai pada 35 Pengadilan Negeri di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Jawa Tengah;

Setelah meresmikan aplikasi SIWAREG, Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah mencoba melakukan teleconference dengan beberapa Pengadilan Negeri. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi sekaligus pembinaan kepada para Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Negeri yang hadir pada acara tersebut. Dalam melakukan pembinaan Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah menyampaikan agar Pengadilan Negeri di wilayah Jawa Tengah ini untuk saling berlomba-lomba pada hal yang positif untuk meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. Sehingga nantinya semakin banyak satuan kerja yang mendapat predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Mahkamah Agung, karena pada saat ini di lingkungan Mahkamah Agung baru 63 satuan kerja yang berhasil mendapatkan predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. Jumlah ini tentu jauh dari yang ditargetkan Mahkamah Agung yaitu 35% dari seluruh satuan kerja, dimana untuk Mahkamah Agung sendiri memiliki 912 satuan kerja yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia dan terbagi pada 4 lingkungan peradilan.

1

3

5

7

12

6

10

9